Sudah lama saya tidak menulis disini,.
Bukan karena malas, tetapi karena saya tidak mengagendakan untuk menilis. Akhir akhir ini saya merasa banyak hal yang tidak saya planing dengan baik. Sampai pada 2 hari yang lalu saya bertemu dengan sebuah karya dari mbak Ita Roihanah yang berjudul "Being Intellect". Saya menemukan karya tersebut di soundcloud.com. Jikalaua kawan - kawan berminat mendengarkannya, buka saja soundcloud.com dan search "ita roihanah". Kawan - kawan pasti akan menemukan banyak karyanya yang luar biasa. Salah satunya adalah sebuah narasi yang berjudul "Being Intellect". Narasi tersebut tidak cukup didengarkan hanya satu kali untuk memahaminya, mungkin perlu 3 atau 4 kali didengarkan. Being Intellect membuat saya berfikir kembali bahwa kita harus menelaah, sebenarnya dalam hidup ini apa yang menjadi ruh dari perjuangan kita. Apakah perjuangan kita ini memberikan manfaat dan menerangi? Atau hanya memberikan dampak pada diri kita saja..
Bukan karena malas, tetapi karena saya tidak mengagendakan untuk menilis. Akhir akhir ini saya merasa banyak hal yang tidak saya planing dengan baik. Sampai pada 2 hari yang lalu saya bertemu dengan sebuah karya dari mbak Ita Roihanah yang berjudul "Being Intellect". Saya menemukan karya tersebut di soundcloud.com. Jikalaua kawan - kawan berminat mendengarkannya, buka saja soundcloud.com dan search "ita roihanah". Kawan - kawan pasti akan menemukan banyak karyanya yang luar biasa. Salah satunya adalah sebuah narasi yang berjudul "Being Intellect". Narasi tersebut tidak cukup didengarkan hanya satu kali untuk memahaminya, mungkin perlu 3 atau 4 kali didengarkan. Being Intellect membuat saya berfikir kembali bahwa kita harus menelaah, sebenarnya dalam hidup ini apa yang menjadi ruh dari perjuangan kita. Apakah perjuangan kita ini memberikan manfaat dan menerangi? Atau hanya memberikan dampak pada diri kita saja..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar