Kamis, 20 Februari 2014

10 cm di tepi jalan menuju Rahmatulloh.. :)

Sore itu tidak jauh beda dengan sore - sore di hari biasanya, tak terpikirkan di kepalaku mengenai sebuah kematian, karena tidak terpikirkan, akupun tidak bersiap untuk berpulang kepadaNya dengan sebaik mungkin. Setelah pulang kuliah, aku langsung pulang ke kost dengan sepeda motor Crypton warna hitam melewati jalan yang biasanya. Sesampainya di perempatan, aku hendak menyeberang. Bengan perlahan, kutarik stang gas yang berada di tangan kananku. Yaaa, aku dapat setengah jalan, dan aku berhenti di tengah untuk menunggu sebuah mobil lewat. Di dalam hati aku berpikir "setelah mobil ini lewat, aku akan menyeberang setengah sisi jalan ini". Setelah mobil itu lewat, 1 detik sebelum kutarik pedal gas ada sebuah motor dari sebelah kananku melaju kencang, mungkon sekitar 80 KM / Jam dan jarak 10 cm. Alhamdulillahirobbil'alamin.. :)
Alloh masih memberiku kesempatan dan keselatan,. Jikalau 1 detik itu dihapuskan, mungkin sekarang aku tidak bisa menulis catatan ini. Aku membayangkan kalau tertabrak, bagian yang tertabrak adalah bagian tubuh (kepala) kemudian terpental, terkena aspal dan . . . . .  . 
.
Satu lagi, kalau sore itu hampur tertabrak, kemarin tgl 19 tertabrak - brakk. Waktu itu sore setelah ashar di jalan solo. Kejadiannya hampir sama, waktu menyeberang sesampainya di tengah aku berhenti untuk menunggu sebuah mobil lewat. Di belakangku ada mobil berhenti untuk menungguku. tiba tiba ada sebbuah motor berwarna merah dengan kencangnya menyalip mobil yang berhenti di belakangku itu lewat kiri mobil. Kecepatannya sama sekitar 80 KM / Jam. Tetapi sepertinya dia tidak tau kalau di depan ada aku, 2 detik sebelum aku tertabrak, aku sempat melihat ke belakang, 99% kata hatiku mengatan pasti tertabrak, seketika kuinjak dan tarik kedua rem ban motor yang kukendarai, agar tidak terpental dan jatuh berdarah". Dan benar motorku tertabrak dari arah belakang. beberapa saat kemudia si penabrak itu melihatku dan langsung menggeber motornya untuk kabur..
" semoga Alloh mengampuni dosa si dia dan dosaku" Aamiin.. :)
.
Hikmah yang bisa diambil :
1. Saaangatt menyesal rasanya, ketika tau 99% hendak tertabrak tetapi tak sempat bersyahadat :'(
2. Jarak antara mati dan hidup itu sangat tipis, tidak ada seorangpun yang tau...
3. Kalau waktu itu meninggal, rasanya pasti akan saaaaaaaaangaaaatttttt menyesal, karena tak ada persiapan yang baik.
4. Harus memperbaiki diri dan mempersiapkan kematian..
5. Setelah difikir - fikir, ternyata sebelum berangkat lupa berdo'a dan tidak berdzikir selama perjalanan...
6. Walaupun kita sudah berhati - hati, sehati - hati mungkin, kalau sudah waktunya berpulang kepadaNya, ya pasti pulang
.
Semoga kejadian sore itu bisa kita ambil hikmahnya bersama - sama.. :)
Subhanaka allahumma wa bihamdika asyhadu alaa ilaaha illaanta astaghfiruka wa atuubu ilaika.. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar