Minggu, 16 Februari 2014

Koplak . .


Awalnya tidak terfikir memberi judul tulisan ini dengan "koplak". Dulu waktu saya kecil istilah ini sering dugunakan ketika ketika saya dan teman - teman menjumpai hal yang konyol atau
terkesan gila.

Alkisah, jeng jeng jeng...

Walaupun jam sudah menunjukkan jam 9.30 malam, namanya juga anak muda dan sedang lapar pula,  saya dan ihsan teman kost saya, pergi untuk ngopi di "Waroeng kanjeng" sambil cari - cari nasi, karena perut ini sudah lapar dan perih setelah makan durian dan ngemil roti, maklum orang Indonesia, kalo belum ketemu nasi belum puasss..

Ini pertama kalinya ke waroeng kanjeng, kata temen kost yang lain, tempatnya dekat dengan UST, tapi namanya juga baru pertama, nyasar - nyasar dikit dulu lah. setelah beberapa saat akhirnya ketemu juga, eh sebentar, tapi kok sepii, gak meyakinkan, kaya'a tempat ini belum buka pasca letusan gunung kelud, maklum abunya masih tersebar dimana - mana. Ada hal yang menarik di dekat Waroeng Kanjeng, apa itu, itu adalah situasi di pinggir jalan dimana ada beberapa bapak - bapak warga, ingettt wargaaa, warga coyyy, masih sibuk menyemprat nyemprot air ke jalan pake diesel dan aliran air dari pompa listrik, semangatnya dan kesadarannya luar biasa, patut diteladani.. :D

Karena hasilnya nihil, setelah itu kami memutuskan mencari makan di daerah mandala krida, tapi sama saja, trotoar yang tadinya bejibun penjual makanan kini sepi dan tak ada satupun, #Oh my God ( Ya Alloh .. ), akhirnya acara yang tadinya mau ngopi pun berganti dengan berburu makan, dan sampailah di kantin Olala.
Namanya juga udah malem, menunya tinggal dikit dan sisa - sisa, ehehe. Ihsan pesan sop sama nasi putih + jeruk hangat, saya ambil sayur pere welut, sayur buncis, ayam goreng bagian brutu + teh anget, mantappp,apalagi sudah lapar. Setelah beberapa suap makan (nyuapin mulut sendiri - sendiri lho yaaa..) tiba - tiba hujan turun lumayan lebat, ini nih yang ditunggu masyarakat jogja #hujan, saking senengnya sampe - sampe mas - mas karyawan olala joget - joget di depan kantin hehe, masih dalam posisi makan, tiba - tiba talang di atas kami bocor (air + lumpur), dan ihsan pun segera terperanjat, celananya basah, kotor, "waaaahhh nanggung" katanya. ya syudah mau bagaimana lagi, setelah selesai makan, kami mendekati mas - mas karyawan, dan coba tebak apa yang dia bilang, "udah mas gak usah dibayar", waaahhh gratis nih, kataku dalam hati tapi isan kasian, belum selesai makan, kotor pula celananya, hhe..
.
Tapi satu hal yang perlu dicatat baik - baik : "Selalu ada hikmah di balik peristiwa, salah satunya adalah makan GRATIISSSS, hhe"
 

1 komentar: